Bimbingan Konseling

Bentuk Kegiatan

Bimbingan dan konseling kepada mahasiswa prodi Kimia adalah sbb:

  1. Bimbingan akademik secara rutin dan insidentil secara tatap muka dan online oleh dosen Pembimbing akademik (PA)
  2. Bimbingan dan konseling oleh PA setiap waktu yang dibutuhkan secara tatap muka dan online
  3. Melaksanakan workshop secara rutin
  4. Membentuk Tim Bimbingan dan Konseling (BK) yang terdiri dari dosen yang tersertifikasi sebagai konselor
  5. Pendampingan mahasiswa bidik misi agar lulus tepat waktu

Pelaksanaan

Bimbingan dan konseling dilaksanakan oleh PA dan Tim BK berdasarkan SK Rektor dan Dekan yang dibuat per-tahun. Dosen PA bekerja berdasarkan SK Dekan FMIPA No. Kept. 144/UN23.11/PP.07.02/2018, Tim BK Universitas berdasarkan SK Rektor No. 179/UN23/KM.02.05/2018  dan  Tim  BK  FMIPA  berdasar  SK  Dekan  FMIPA  No. Kept.04/UN23.11/KM.02.05/2019.

Kegiatan yang dilaksanakan adalah:

  1. Bimbingan akademik terkait pemilihan mata kuliah, penentuan tema kerja praktek dan tugas akhir dan evaluasi prestasi akademik. Bimbingan dilaksanakan secara rutin setiap awal semester berjalan dan insidental terkait KP dan TA
  2. Bimbingan dan konseling terkait non-akademik dilakukan sesuai kebutuhan mahasiswa
  3. Workshop yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun:

Pendidikan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa (PKKM) dilaksanakan serentak kepada semua mahasiswa baru

Workshop terkait life skill: Smart isn’t enough (mahasiswa tahun pertama), personality insight (mahasiswa tahun ke-2), narrative writing therapy (mahasiswa tahun 3 dan 4), training kewirausahaan (mahasiswa bidik misi dan peminat wirausaha).

  • Membentuk Tim BK tingkat Universitas dan Fakultas yang dari psikolog dan dosen tersertifikasi konselor secara berkala setiap tahun. Tim BK bertugas berdasarkan SK Dekan FMIPA.

Tugas Tim BK adalah:

  • Menerima klien yang merupakan rujukan dari dosen Pembimbing Akademik maupun dari KetuaProgram Studi/Ketua Jurusan
  • Menerima klien     Workshop smart is not enough
  • langsung yang datang meminta bantuan
  • Membantu klien dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapinya secara realistis
  • Mengadakan hubungan dengan pihak terkait baik secara lisan/tertulis berkenaan dengan proses konseling
  • Menentukan jadwal konseling
  • Membantu mahasiswa mengembangkan dirinya secara optimal dalam mencapai sukses
  • Mengumpulkan data klien
  • Mengevalusi hasil konseling
  • Melakukan koordinasi terjadwal

Hasilnya :

  1. Mahasiswa memahami etika kemahasiswaan dan pergaulan di kampus dan lingkungan
  2. Mahasiswa mengetahui langkah-langkah dalam mencapai kompetensi individu yang prestatif
  3. Mahasiswa termotivasi untuk bertumbuh dan berkembang,
  4. Mahasiswa lebih terbuka terhadap masalah yang dihadapi untuk memperoleh solusi
  5. Dalam beberapa kasus khusus, tim BK merekomendasikan klien kepada link yang terkait, antara lain psikolog dan psikiater.